Ketika Cinta bertasbih :dari sujud ke sujud


Lanjutan cerita kehidupan Ustazah Anna ,Ustaz Azzam,Ayatul Husna,Ustaz Ilyaz di Pesantren Darul Qur'an.

Channel: Pelangi saluran ASTRO 142
WAKTU SIARAN: 3.10PM hari isnin-jummaat
Ulangan: 11.30pm isnin-jumaat
ULANGAN: AHAD
Jumlah episode: 37






Jika sebelum ini dalam Meraih Ridho Ilahi,Ustaz Ilyaz dan Husna selamat dinikahkan ,kalai ini,kisah rumahtannga mereka menjadi jalan cerita utama.
Pesantren Daarul Qur`an, Wangen, Polanharjo, Klaten, masih dalam asuhan Ustadz Abdullah Khairul Azzam dan istrinya Anna Althafunnisa. Karena Kyai Luthfi, ayahanda Anna, masih menginginkan hidup beribadah di samping Masjidil Haram.







Azzam dan Anna dibantu pamannya, Mujab, menjadikan pesantren hidup sebagai tempat untuk belajar, tempat bertanya, berteduh dan bahkan tempat mencari perlindungan bagi masyarakat luas.






Suatu hari, Pesantren Daarul Qur`an kedatangan seorang gadis yang tampak begitu ketakutan. Ia minta perlindungan kepada pesantren dari orang tuanya. Gadis itu bernama Shofia. Shofia lari dari rumahnya karena ia dinikahkan secara paksa tanpa pengetahuannya dengan pemuda yang menurut orang tuanya adalah baik, yaitu Niam.



Pesantren  melindungiShofia, sambil mencari klarifikasi apa terjadi pada Shofia. Jika benar Shofia dinikahkan secara paksa, maka pesantren berkewajiban meluruskannya. Sebab praktik seperti itu tidak dibenarkan oleh Islam.



Ternyata benar, Shofia dinikahkan secara paksa. Bahkan Shofia dinikahkan begitu saja tanpa Shofia tahu dirinya telah dinikahkan. Tujuan orang tua Shofia sebenarnya baik, yaitu menyelamatkan Shofia dari pemuda berandalan bernama Niko yang menjadi pacar Shofia. Setelah dinasehati berkali-kali dan diingatkan bahwa Niko pemuda tidak baik, Shofia tetap memilih Niko sebagai pacarnya. Ayah Shofia, Pak Sunar, menggunakan caranya yaitu dinikahkan dengan paksa.



Shofia dijemput paksa dari pesantren. Dan pesantren merasa tidak punya hak menahannya ketika orang tuanya meminta. Shofia dibawa oleh orang tuanya ke rumah suami Shofia yaitu Niam. Shofia tetap menolak itu semua dengan cara ia berpura-pura gila sehingga mempermalukan keluarga Niam. Keluarga besar Niam melihat Shofia tidak layak dijadikan istri Niam yang baik dan cerdas. Mereka meminta Niam melupakan Shofia. Tetapi Niam berpikiran lain, ia melihat Shofia berpura-pura gila, tidak gila. Ia juga merasa harga dirinya telah diinjak-injak oleh Shofia. Maka ia bertekad untuk menaklukkan Shofia.



Niam menganggap perilaku Shofia yang pura-pura gila atau gila itu karena ulah pesantren. Niam menuduh pesantren telah mencuci otak Shofia. Azzam dan Anna menolak tuduhan itu. Tetapi Niam bersikeras hendak membawa masalah itu yang berwajib. Azzam tidak gentar.



Dalam kondisi gila, Shofia lari menemui Niko, kekasihnya dan minta perlindungan. Oleh Niko hal itu dijadikan kesempatan untuk menodai Shofia. Shofia sama sekali tidak mengerti bahwa ia menyerahkan dirinya kepada Srigala yang siap memakan mangsanya


Selain masalah Shofia, Azzam dan Anna juga diuji oleh masalah rumah tangga mereka sendiri. Anna yang hamil tua harus melahirkan bayinya secara premature akibat Azzam mencoba mengelak dari berlanggar dengan sebuah motor yang terhuyung hayang. Azzam mengerem mendadak yang membuat Anna mengalami pendarahan. Bayi itu lahir prematur dan akhirnya tidak terselamatkan.

Anna sempat mengalami guncangan. Azzam sebagai suami berusaha sekuat tenaga menjaga kenyamanan perasaan dan jiwa Anna. Tak lama kemudian, Azzam mendapat ujian hebat. Bisnis ekspor mebelnya ke Australia mengalami masalah. Ia kena mengalami kerugian besar dan kena denda yang tidak kecil dari pihak Australia. Rumah Kyai Luthfi bahkan terancam disita oleh pihak bank.


Pada saat yang sama, rumah tangga adiknya yaitu Husna mengalami guncangan hebat. Ilyas sempat mentalak Husna disebabkan ibu  Ilyaz  yang tidak tegar melihat anak lelaki membuat kerjarumah  dan Husna   dilihat menjadi beban  Ilyaz akibat penyakit jantungnya itu.Azzam harus menyelamatkan rumah tangga adiknya sebab Husna dan Ilyas adalah dua pengajar di pesantren yang sangat dihormati masyarakat. Azzam tidak mau keluarga mereka rubuh dan jadi contoh tidak baik bagi masyarakat.



Repotnya masalah Husna dan Ilyas ini sangat rumit. Kedua-duanya orang yang baik. Keadaanlah yang membuat ujian mereka berat. Husna dinikahi Ilyas dalam kondisi sakit jantung, bahkan jantung yang dipakai Husna adalah jantung buatan. Awalnya Husna tidak mau, tetapi Ilyas memaksa. Akhirnya mereka menikah.



Dalam perkembangannya, Ilyas kehabisan dana untuk merawat Husna. Bahkan Ilyas sudah menjual tanah milik orang tuanya demi pengobatan Husna. Sementara Azzam sendiri sedang kesulitan keuangan. Ibu Ilyas tidak tega melihat penderitaan Ilyas. Sampai sang ibu meminta menceraikan Husna saja.



Ilyas tidak bisa menceraikan Husna, sebab Husna tidak salah. Ibunya bilang, jika ia tidak menceraikan Husna, maka ia bisa menjual rumah untuk pengobatan Husna. Sang ibu akhirnya meminta Ilyas memilih dia atau Husna. Pada saat itu Husna mendengar. Ia tidak mau Ilyas bingung memilih maka ia pergi ke rumah Azzam. Saat Husna di rumah Azzam, Ilyas meminta agar pulang. Kalau tidak mau , sampai shubuh tidak pulang, maka talaknya jatuh. Husna minta dijemput. Ilyas yang emosi minta Husna datang sendiri. Keduanya sama-sama emosi. Sampai shubuh tiba, Husna belum pulang. Maka talak telah jatuh. Ilyas menyesal. Ia hendak rujuk, tapi ibunya tidak setuju.

 

Pada saat yang sama, seorang gadis ditolong oleh Ilyas. Gadis itu  hampir maut di jalan di waktu malam di tengah hujan. Ilyas membawa ke rumah sakit bahkan mendonorkan darahnya untuk gadis itu. Ternyata gadis itu adalah korban pemerkosaan, pelakunya adalah Niko.

 

Gadis itu sesungguhnya adalah dokter yang ditugaskan untuk bertugas di PUSKESTREN (Pusat Kesehatan Pesantren) Daarul Qur`an.



Repotnya setelah gadis itu sadar, ia tidak mau kasus yang menimpa dirinya dilaporkan kepada yang berwajib. Ia juga tidak mau diketahui keluarganya. Ia tidak mau aibnya tersebar. Ilyas menitipkan gadis bernama Vivi itu kepada buliknya, Nurlela. Kepada Nurlela, Ilyas minta agar dijelaskan kepada gadis itu bahwa ia sudah punya keluarga, tetapi Nurlela tidak menjelaskannya. Karena melihat gadis itu masih sering trauma dan merasa aman dan merasa percaya hanya kepada Ilyas.



Sampai akhirnya gadis itu kembali pulih dan bertugas sebagai dokter. Hingga gadis itu bertanya apakah Ilyas berkenan untuk menikahinya. Sebab perhatian Ilyas dan buliknya ia anggap memberikan harapan. Ilyas kaget. Itu terjadi saat hubungan dirinya dengan Husna sedang tidak baik, sampai menceraikan Husna.



Di tengah pelbagai masalah yang mendera pesantren. Pesantren Daarul Qur`an juga mendapat tantangan tidak ringan dari seorang bernama Haji Samingan yang mengaku dirinya sebagai ulama besar. Ia sering membuat resah masyarakat dengan fatwa-fatwanya yang menyesatkan. Misalnya sholat tidak perlu wudhu. Bahkan shalat itu tidak perlu karena hanya akan membuat orang celaka. Juga daging anjing dan ular itu halal dsb.

Rumahtangga  husna   dapat diselamatkan,namun ia masih lagi tergugat apabila wasiat almarhum ibu ilyaz  yang mengatakan Shofia harus menjadi pengganti Husna.Apatah lagi,Husna juga turut memaksa ilyaz untuk menikahi Vivi demi menutup aibnya yang sedang hamil luar nikah.Tambahan pula,penyakit Husna semakin parah dan dia takut tidak dapat membesarkan anak mereka jika usia hiudpnya tidak lama.Apatah lagi,Vivi  yang  bernikah dengan furqan akhirnya gagal diebabkan Furqan hilang ingatan.
Bagaimana kesudahan drama ini?

 

admya- banyak pengajaran dapat diambil daripada drama ini. ANTARANYA
  • Perkahwinan seorang gadis harus mendapat persetujuan daripada empunya badan,walaupun lelaki tersebut adalah seorang lelaki yang baik dari segi latarbelakang,harta,kecantikan dan paling penting agama.Dalam satu hadis diriwayatkan oleh Abu Hurairah R.A: “Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda: Jangan mengahwinkan seorang perempuan janda sehinggalah diminta persetujuan dan mengadakan perbincangan serta jangan mengahwinkan seorang gadis sehinggalah diminta persetujuannya.
    Para sahabat bertanya: Bagaimana hendak mengetahui persetujuan seorang gadis? Baginda menjawab: Dia diam.”
  • Bercakap benar walaupun pahit-dalam kes doktor Vivi.
  • Tanggungjawab anak lelaki masih kekal pada ibu walaupun sudah berkahwin
  • Menuntut ilmu   hingga ke liang lahat-
  • Tabah menghdapi penyakit. berdoa kepada ALLAH
  • menangani orang yang tidak mempunyai kefaham agama yang betul- ajari dengan hikmah(sepertimana  yang dilakukkan oleh ustaz azam)
Para pelakon 
Marshanda sebagai Sofia

 
Asmirandah sebagai Dr.Vivi(bekas kekasih Dude Harlino)



Dude Harlino sebagai Ustaz Ilyas



 Meyda Sefira sbgAyatul husna


Winky- Dr.Fajar me
 
Kholidi assadil alam- Ustaz Azzam
      
Oki setiana dewi sbg ustazah anna

 
  
furqan
 
sumber: sinemart

Comments

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...